Wednesday, July 12, 2017

Bagaimana cara mencegah dan menghindari agar ular tidak masuk ke pekarangan, dan masuk ke dalam rumah

Bagaimana cara mencegah dan menghindari agar ular tidak masuk ke pekarangan, dan masuk ke dalam rumah.

Ular merupakan salah satu jenis reptile atau binatang melata yang berbahaya. Selain kekuatan ototnya yang dapat meremukkan tulang (ular besar yang tidak berbisa, seperti boa dan piton / sancha). Bisa salah satu jenis ular, sangatlah mematikan apabila sampai masuk ke dalam aliran darah manusia, misalnya saja ular black mamba, yang tentunya tidak ada di indonesia. Tetapi berbeda dengan ular kobra, ular erus (kobra berwarna emas), ular luwok (viper daun), dll, banyak sekali ditemukan di daerah tropis seperti indonesia. Khususnya buat yang tinggal di daerah dekat hutan, gunung atau juga persawahan .Tentunya sangat tidak nyaman jika ada ular yang sering keluar masuk ke pekarangan rumah, apalagi sampai masuk ke dalam rumah.

Bagaimana cara mencegah dan menghindari agar ular tidak masuk ke pekarangan, dan masuk ke dalam rumah

Nah Bagaimanakah cara mencegah agar ular tidak masuk ke halaman pekarangan rumah maupun ke dalam rumah. ?. apakah dengan ditaburkan garam disekitar rumah, atau menaburkan micin dipekarangan rumah ?. tentunya tidak demikian. Cara tersebut diatas adalah mitos belaka. Garam hanya efektif bagi makhluk berlendir seperti siput, lintah dan pacet. Sedangkan micin malah menyuburkan tanaman apabila dosisnya sesuai takaran. Sedangkan ular adalah makluk yang mengandalkan indra penciuman dan deteksi panas untuk mendeteksi sesuatu di lingkungannya. Jadi mudah ditebak bukan, Untuk mencegah ular masuk ke halaman pekarangan rumah maupun ke dalam rumah, cukup pangkas habitat hidup ular, Dan letakkan sesuatu yang dibenci oleh ular di sekitar rumah anda.

1. Singkirkan tempat ular bersembunyi

Semak belukar yang gelap, rerumputan yang tinggi, lubang-lubang ditanah, tumpukan batuan, sampah atau juga tumpukan kayu dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi ular. Karena ular suka bersembunyi dan mencari mangsa dari tempat yang gelap tersebut. Maka dari itu pangkas semak belukar dan rerumputan, tutup lubang-lubang di tanah, dan bersihkan tumpukan sampah, batu atau kayu dari lingkungan rumah maupun pekarangan anda. Agar tidak menjadi sarang mereka.

2. Singkirkan makanan utama ular dari lngkungan tempat tinggal anda.

Untuk menjauhkan ular dari rumah anda. Tentunya rumah anda harus bebas dari makanan yang sering dimangsa ular, misalnya tikus, kodok dan katak. Singkirkan mereka dari rumah maupun halaman rumah anda. Agar ular tidak betah bersarang di sekitar rumah anda.

3. Ular takut Bau Belerang

Menurut orang zaman dahulu belerang terbukti ampuh mencegah ular supaya tidak masuk kedalam rumah. Tentunya berlaku pula untuk zaman sekarang, Bau belerang yang menyengat sangat tidak disukai oleh ular. Cukup taburkan saja serbuk belerang di tanah pekarangan rumah anda, atau campur belerang dengan air kemudian siramkan di tanah yang menjadi tempat lalu lalang ular. Tentunya usahakan jangan sampai terkena tanaman kesayangan anda. Ingat, menebarnya harus agak jauh dari barang yang mudah terbakar, dan jangan ditebar di semen apalagi di sekitar rumah maupun didalam rumah. Karena jika ada api, Bisa menyebabkan kebakaran hebat. Taburkan secukupnya saja, asal ada baunya sudah cukup untuk mencegah ular memasuki rumah anda. Tentunya jangan terlalu banyak sehingga rumah anda menjadi bau juga, kalau demikian bukan hanya ular yang kabur, manusia juga pasti kabur, he..



4. Ular takut Bau Amonia

Bau amonia yang menyengat juga tidak disukai oleh ular. Benda yang memiliki bau seperti amonia misalnya pupuk urea, dan juga bau kencing, ia bau air kencing memang menyengat karena mengandung zat amonia juga. Jadi sudah tahu bukan cara mencegah ular untuk memasuki rumah. Cukup taburkan pupuk urea di pekarangan rumah anda. Yang jelas jangan kencing di sekeliling rumah anda. Selain menyuburkan tanaman, bau pupuk urea juga diyakini dapat mencegah ular untuk memasuki wilayah rumah anda.

5. Ular takut aroma tubuh Manusia

Percaya atau tidak saya pernah membaca, ular membenci aroma tubuh manusia, tentunya aroma asli tanpa parfum. Kecuali ular yang kelaparan ya. Sekedar pengetahuan saja, tidak untuk di aplikasikan. Karena tidak mungkin kan anda memasang barikade olahragawan disekitar rumah anda.

6. Ular takut Bau Parfum yang menyengat

Bukan hanya manusia yang kabur dan mual dengan bau parfum yang menyengat. Ular juga demikian, coba anda semprotkan atau siramkan parfum pada ular, pasti ular tersebut lari tunggang langgang. Tentunya jika anda berani. Maka dari itu, Cukup letakkan parfum yang cukup berbau menyengat di tempat lalu lalang ular, semoga saja ular tersebut tidak pernah kembali lagi. Tapi saya sarankan jangan menggunakan cara ini, karena buang-buang uang, dan tentunya jika malam hari dan angin sedang berhembus sepoi-sepoi rumah anda malah bersuasana angker. Tidak ada apa-apa kok bau wangi. Tentunya dapat membuat bulu kuduk berdiri.

7. Ular membenci keasaman Cuka

Keasaman didalam cuka dapat menyebabkan perasaan tidak nyaman pada ular. Cuka dapat digunakan jika anda memiliki genangan air yang sering menjadi tempat lalu lalang ular, misalnya saja di kolam ikan yang tidak terpakai, cukup tuangkan air cuka secukupnya, untuk mencegah ular bermain-main di dalam kolam tersebut.

8. Ular takut dimakan pemangsa

Di dunia binatang yang kuat akan menindas yang lemah. Yang kuat akan memperbudak yang lemah. Yang kuat akan berkuasa, maka dari itu peliharalah binatang pemangsa ular, misalnya burung hantu. Burung hantu memang sudah lama menjadi sahabat bagi para petani. Karena mereka juga predator alami tikus, dan ular juga tentunya. Dengan adanya burung hantu keamanan rumah anda akan meningkat. Dan ular pun akan menjahui rumah anda. Pelihara juga hewan rumahan seperti kucing atau hewan penjaga seperti anjing (jika dibolehkan). Karena jika ada ular, merekalah yang biasanya pertama kali akan bereaksi untuk mengusir dan melawan ular tersebut. Tentunya anda juga harus cepat menghentikan peliharaan anda berduel dengan ular. Takutnya kucing atau anjing anda terpatuk, bisa ditebak akhir yang menydihkan.

Saya rasa begitu saja sudah cukup untuk mencegah ular memasuki rumah anda. Tentunya desain rumah, suasana dan lingkungan rumah berpengaruh untuk mencegah ular memasuki rumah anda. Misalnya, Rumah yang dekat dengan hutan lebih sering didatangi ular, daripada rumah yang ada di perkotaan. Nah, selanjutnya bagaimanakah cara mengusir dan menghadapi ular di rumah anda. mungkin akan saya bahas di post selanjutnya.

Bagaimana cara mencegah dan menghindari agar ular tidak masuk ke pekarangan, dan masuk ke dalam rumah
4/ 5
Oleh

Leave your comment