Tuesday, November 7, 2017

Persamaan dan perbedaan antara orang introvert, pendiam dan pemalu (si cool dan si kuper)

Introvert, kita sering kali mendengar kata introvert di berbagai forum dan juga media sosial. Pada umumnya Para netizen mengganggap orang yang memiliki kepribadian introvert identik dengan orang yang pendiam atau juga orang yang pemalu. Orang awam banyak mengganggap orang introvert dengan sebutan sebagai orang yang kuper, orang yang minder, orang yang sombong, orang yang sok cool, orang yang sakit jiwa, dan lain sebagainya. Namun benarkah demikian adanya ?, atau kesemuanya sama sekali berbeda ?. Untuk lebih jelasnya, lihat saja penjelasan nya dibawah ini. (Baca juga : Apa itu introvert ? dan bagaimana ciri orang introvert ?)

Persamaan dan perbedaan antara orang introvert, pendiam dan pemalu (si cool dan si kuper)

1. Sifat Orang introvert

Setiap manusia tentunya memiliki karakter dan juga sifat yang berbeda-beda. Ada yang pemberani, ada yang penakut, ada yang jujur dan juga ada yang pembohong, dan lain sebagainya. Namun seorang introvert memang identik dengan sifat “pendiam”. Karena memang, mereka lebih banyak berpikir daripada orang ekstrovert. Jadinya, sifat pendiamnya tersebut ada karena ia sedang sibuk memikirkan sesuatu. Sifat pemalu juga merupakan bagian dari introvert, namun hanya sebagian saja. Karena setiap orang memiliki kadar malu yang berbeda, khusus pada orang introvert, sifat malu mereka memang lumayan besar. Namun, tidak semua orang introvert adalah pemalu, banyak orang introvert yang sangat nekat dan pemberani. Tergantung sifat dan watak orang masing-masing.

2. Introvert dan pendiam

Introvert memang tak jauh dari yang namanya pendiam. Orang introvert memang lebih memfokuskan tentang apa yang ada di dalam pikiran nya. Jadi wajar, bagi mereka untuk lebih sering terdiam daripada ngoceh dan berbicara panjang lebar dengan orang lain. Dalam diamnya seorang introvert, ada banyak pikiran, ide dan imajinasi yang sedang berputar di dalam benak mereka. Tak jarang, banyak sekali orang introvert yang cerdas dan pekerja keras. Namun banyak juga yang menjadi tukang khayal dan hanya berangan-angan saja / pemalas.

Orang awam (ekstrovert yang tidak berilmu) mungkin mengganggap orang introvert sebagai orang yang bodoh, orang yang pemalas, orang yang tidak dapat diandalkan, tidak punya masa depan, malah ada juga yang mengganggap mereka sebagai orang sombong dan juga sok cool. Mereka mengganggap introvert adalah sebuah penyakit yang harus segera di sembuhkan, namun semuanya salah. Karena anggapan tersebut hanya menilai dari satu sisi saja, padahal dari diamnya seorang introvert, memiliki banyak makna di baliknya.

Banyak orang pendiam yang cerdas, penyabar, lembut dan penyayang. Dan banyak pula yang menjadi penjahat dan memiliki sedikit rasa belas kasihan. Tentunya semua tergantung cara didik dan pandang seseorang terhadap orang introvert. Karena orang introvert adalah berlian yang terpendam, jika kita pandai mengarahkan, maka orang introvert akan menjadi orang yang sangat bermanfaat dan sosok yang paling baik bagi semua orang. Namun jika salah jalan dan mengarahkan, maka orang introvert dapat menjadi orang yang depresi atau mungkin malah menjadi seseorang yang egois dan memiliki sedikit rasa kasih sayang. Semuanya tergantung orang-orang disekelilingnya, terutama keluarga dekatnya.




3. Introvert dan pemalu

Orang introvert juga identik dengan sifat pemalu. Di google translate sendiri, kata “introvert” dapat diartikan sebagai “Shy person” atau dalam bahasa indonesia diartikan sebagai “orang yang pemalu”. Jadi, memang banyak orang introvert yang pemalu, karena mereka terlalu fokus dengan apa yang ada di dalam dirinya, mereka sangat peduli tentang kata-kata atau pendapat orang lain terhadapnya. Atau mungkin juga karena mereka tidak pandai dalam bersosialisasi, sehingga kebanyakan dari mereka sangat akward dan canggung saat dihadapkan dengan kondisi yang tak terduga (dadakan). Misalnya saat akan menemui seseorang yang baru dikenalnya, atau mungkin disuruh orang tuanya untuk membeli sesuatu di pasar.

Namun jangan salah. Jika ia (orang introvert) sudah mendapatkan pasangan, teman yang akrab dan nyaman dengan dirinya, maka sifat pendiam dan pemalunya pun perlahan akan berkurang. Dan digantikan dengan berbagai sifat nya yang terpendam. Seperti menjadi lebih banyak bicara (supel), menjadi humoris, menjadi pemberani, dan lain sebagainya. Tapi, jika ia dihadapkan dengan suasana baru dan juga orang baru. Maka sifat pendiam atau malunya pun akan kembali seperti semula.

Tidak semua orang introvert adalah orang yang pemalu. Ada yang banyak dari mereka menjadi orang yang tegas dan pemberani, ya walaupun sifat pendiamnya masih saja dominan. Intinya, tipe orang introvert yang satu ini memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi, ia lebih dewasa, dan juga tidak terlalu perduli dengan omongan orang lain.

Jika rasa malu dalam diri seseorang itu melebihi batas wajar, maka baik orang introvert atau juga orang ekstrovert akan mengalami yang namanya “Minder”. Dan jika “Minder” nya tersebut sudah berlangsung cukup lama dan tanpa ada upaya untuk mengobatinya. Maka akan menjadi sebuah gangguan kecemasan (anxiety) yang mengarah ke Phobia.

4. Introvert dan phobia sosial

Sesorang yang memiliki kepribadian introvert, sangat rentan untuk mendapat berbagai jenis penyakit psikologis. Mungkin karena banyaknya tekanan dari orang-orang disekelilingnya, mereka mengganggap orang introvert adalah orang yang sedang sakit, dan harus dirubah. Hal tersebut dapat membuat mereka menjadi tertekan, dan pada akhirnya seorang introvert akan menjadi minder, depresi dan akhirnya menjadi phobia. mereka akan menjadi lebih malu dan takut untuk melakukan sesuatu, karena khawatir akan disalahkan, khawatir diejek dan ditertawakan, dan lain sebagainya.

Namun, tidak hanya orang introvert saja yang dapat mengalami gangguan kecemasan sosial dan phobia. orang ekstrovert pun dapat mengalaminya. Apalagi jika ia dikucilkan dari komunitasnya, sehingga membuatnya menjadi minder dan cemas dengan segala apa yang akan diperbuatnya.

Jika anda tidak menyukai berdiam diri dan berpikir. Anda ingin bergaul tapi takut dengan berbagai alasan, berarti anda bukanlah seorang introvert, melainkan orang yang terkena phobia sosial.

5. Kesimpulan

Tidak semua orang introvert adalah orang yang pemalu. Dan tidak semua orang pemalu adalah orang introvert. Orang introvert pasti lebih banyak berdiam, dan seorang pendiam belum tentu orang introvert. Semua tergantung pada sifat dan cara pikir seseorang.

A. Apabila ada orang yang menyukai ketenangan (kesendirian) dan lebih banyak berdiam, sudah pasti dia adalah orang “Introvert”.

B. Apabila ada orang yang memilih untuk diam, dan dia tidak nyaman dengan kondisinya tersebut. Ia ingin bergaul tapi takut, maka ia “bukanlah orang introvert”, namun “Orang ekstrovert yang terkena phobia sosial”.

C. Apabila ada orang yang menyukai ketenangan (kesendirian), dan juga ia seorang yang pemalu (masih mau bersosialisasi / bergaul). Ia adalah seorang “introvert”.

D. Apabila ada orang yang menyukai ketenangan (kesendirian), namun ia takut untuk bersosialisasi dan bertemu orang lain / takut bergaul. Maka ia adalah seorang “Introvert yang mengidap phobia sosial”.

E. Apabila ada orang yang tidak menyukai ketenangan dan kesendirian, ia takut untuk bergaul dan bersosialisasi karena berbagai alasan. Berarti ia bukanlah orang “introvert”, namun orang “Ekstrovert yang memiliki gangguan kecemasan sosial (phobia sosial)”.

6. Penutup

Setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Jangan lah anda merasa paling sempurna, paling tinggi diantara orang lain. Hargailah perbedaan dan rapatkan persatuan. Agar semua orang menjadi kuat dan bahagia. Jika kita semua sama, lantas untuk apa kita hidup di dunia ?. jika kita semua sama, akankah ada anak yang terlahir kedunia ?. Jika kita semua sama, akankah ada cita-cita ?. Jika kita semua sama, akankah ada seni dan budaya di dunia ?. Jika kita semua sama, akankah ada produk yang tercipta ?. Tidak ada kaya dan miskin, tidak ada petani dan pengusaha, semuanya sama, layaknya angin yang berhembus di musim semi. Kalau semua sama, berarti kita bukanlah mahkluk hidup namun benda mati.

Karena dengan perbedaan manusia dapat berkembang, karena adanya perbedaan manusia dapat bertahan sampai sekarang. Perbedaan bukanlah alat untuk saling menjatuhkan, namun perbedaan adalah jalan untuk memperoleh kebahagiaan. –admin blog ini :’v

Persamaan dan perbedaan antara orang introvert, pendiam dan pemalu (si cool dan si kuper)
4/ 5
Oleh

Leave your comment