Monday, December 4, 2017

Keuntungan dan kerugian menjadi seorang jomblo, daripada berpacaran | Biarkan jomblo berimajinasi

Anda seorang jomblo ? atau mungkin anda seorang jomblo senior ? jomblo sedari lahir ?. Jika demikian anda beruntung sekali mampir ke blog ini. Karena kali ini saya akan membahas sedikit manfaat / keuntungan dan kerugian menjadi seorang jomblo dari berbagi sisi, situasi dan kondisi.

Keuntungan dan kerugian menjadi seorang jomblo, daripada berpacaran | Biarkan jomblo berimajinasi

1. Apa itu jomblo ? samakah single dengan jomblo ?

Sebenarnya kata jomblo berasal dari bahasa sunda, yakni berasal dari kata “jomlo”. Jomlo memiliki makna “gadis tua”, dalam artian seorang wanita yang tidak menikah sampai akhir hayat menjemputnya, Istilah kasarnya adalah perawan tua.

Kata jomblo di KBBI (kamus besar bahasa indonesia) memiliki arti “gadis tua”. Sama seperti arti kata jomblo di dalam bahasa sunda. Namun dalam perkembangan nya, kata jomblo digunakan untuk menyebut orang-orang yang belum atau tidak memiliki pasangan dalam hidupnya. Istilahnya tidak memiliki pacar, tunangan dan istri / suami.

Di dalam bahasa inggris, jomblo disebut sebagai “Single”. Jadi pada intinya, jomblo dan single sama saja. yang membedakan Cuma bahasanya saja, antara bahasa indonesia dan bahasa inggris. Jadi tidak ada istilahnya orang yang single memiliki derajat yang lebih tinggi daripada orang yang jomblo. Karena keduanya sama saja. Nah, Kalau anda single terus ? kapan anda mau membuat sebuah album ? :v

2. Dampak positif, Manfaat, keuntungan menjadi seorang jomblo

Jika anda merupakan seorang jomblo yang berkualitas dan berkelas. Pasti banyak manfaat yang anda dapat dari status kejombloan anda, apalagi jika anda adalah orang yang alim dan terpelajar. Tambah mantap jiwa dibuatnya. Berikut beberapa manfaat menjadi seorang jomblo.

A. Menghindari maksiat

Dengan menjomblo, dalam artian tidak berpacaran. Kita dapat menghindar dari berbagai jenis maksiat, misalnya seperti zinah. Dan melakukan hal-hal yang dilarang lain nya, hal-hal yang dilarang oleh norma agama, hukum dan masyarakat. Tapi, semua ini tidak berlaku bagi seorang jomblo yang ngenes (jones). Ujung-ujungnya maksiat juga :’v.

B. Kantong tebal / hemat uang

Dengan menjomblo, anda dapat menghemat anggaran yang ada. anda tidak perlu pusing memikirkan mau makan atau berbelanja dengan pasangan. Dengan demikian anda akan menjadi banyak uang dan berkantong tebal. Tentunya hal ini tidak berlaku untuk seorang jomblo yang pengangguran dan tidak berasal dari keluarga yang mapan / kaya :’v, karena ujung-ujungnya pasti ngenes juga. Ya ngak jons ?

C. Fokus terhadap karir, masa depan yang cerah

Seorang jomblo yang pekerja keras. Tidak perlu repot-repot untuk mencari pacar atau pasangan yang akan dijadikan calon istri. Jika anda kaya, anda memiliki banyak uang. Maka anda akan dengan mudah untuk mendapatkan sedikit kebahagiaan dari uang yang anda punya, termasuk mendapatkan seorang pasangan. Tentunya, anda juga pernah mendengar suatu pepatah yang berbunyi “Asalkan mapan, muka dapat termaafkan” :’v. Begitulah jons, uang memang tidak dapat membeli segalanya. Namun didunia ini segalanya butuh uang.

D. Bebas melakukan dan menjalankan hobi

Jika anda seorang jomblo, maka anda dapat melakukan dan mengerjakan semua hobi yang anda sukai. Misalnya seperti bermain game, menonton anime, bermain dengan teman, dll sepuasnya. Tanpa perlu repot memikirkan pasangan anda. Gimana jons, seru tidak ?.

E. Bebas mengekspresikan diri

Seorang jomblo bebas mengekspresikan dirinya. Mau berpakaian seperti apa, mau bergaya seperti apa, mau bermain dengan siapa. Entah anda seorang jomblowan ataupun jomblowati, cewek atau cowok, pria wanita, kakek dan nenek, semuanya tidak perlu repot-repot bingung. Karena tidak ada yang akan melarang anda, kecuali gaya anda sudah kelewat batas (alay misalnya). Maka anda akan mendapat banyak kritikan dan cemoohan.

F. Banyak waktu luang untuk diri sendiri, teman dan keluarga

Seorang jomblo memiliki banyak waktu luang. Sehingga anda tidak perlu repot-repot harus mengerjakan ini dan itu atau dibatasi ini dan itu oleh pasangan anda. Sehingga anda dapat bergaul dengan tenang. Bergaul dan bermain dengan teman, keluarga, dan lain nya. Atau menikmati kesendirian yang ada.

G. Tidak wajib lapor

Biasanya seseorang yang sudah memiliki pasangan akan lebih protective terhadap pasangan nya. Sehingga, telat 0.000001 detik saja dalam membalas pesan atau chat. Maka anda akan dicurigai sudah selingkuh dengan orang lain. Dengan demikian, anda seorang jomblo menjadi bebas, lepas dan damai. Aman dari segala kekangan dan pembatasan yang ada. Layaknya bebas dari jeruji besi / penjara.

3. Dampak negatif, dampak buruk, efek, resiko, kerugian menjadi seorang jomblo

Menjadi seorang jomblo tentunya tidaklah mudah. Apalagi bagi seorang yang berjiwa sosial seperti orang yang memiliki tipe kepribadian ekstrovert. Rasanya pasti akan dilanda berbagai penyakit mental dan kejiwaan yang tiada hentinya. Belum lagi mendapat ejekan dari lingkungan pertemanan, dan keluarga. Apalagi jika anda menjomblo sedari lahir, miskin, pengangguran, jelek, hidup lagi. Pasti tahulah rasanya hidup dalam tekanan dan kesulitan. Sakit rasanya, tapi tak berdarah :’v . Begitulah jons, dari dulu, beginilah cinta, deritanya tiada akhir.

Berikut dampak buruk yang biasanya dialami seorang jomblo, tanpa keterangan, pasti anda seorang jons tahu sendiri lah.

A. Kesepian
B. Stres
C. Depresi
D. Minder
E. Sering maksiat
F. Sedih berkepanjangan
G. Menjadi sensitif (mudah marah)
H. Sering melamun
I. Sering menghayal
J. Sering berimajinasi
K. Sering difitnah
L. Semangat hidup menurun
M. Ngenes
N. Sad
O. Lonely
P. Anarkis
Q. Brutal
R. Dll

4. Kesimpulan dan penutup

Pada intinya, menjomblo dapat membuat seseorang mendapatkan sebuah kebebasan dan waktu yang banyak dan berharga. Untuk menikmati kebahagian dengan teman, keluarga maupun sendirian. Namun, jika terlalu lama menjomblo, maka akan membawa diri menjadi larut dalam kesedihan, kesepian dan kehampaan.

Semakin pandai seseorang, semakin besar gengsi dan rasa malu seseorang (berlebihan). Pada akhirnya, akan membawa dirinya ke dalam jurang kejonesan. Maka dari itu, bijaklah dalam membuat sebuah keputusan. Karena segala sesuatu tidak terjadi karena adanya niat saja, namun juga karena adanya kesempatan. Jadi waspadalah, waspadalah, waspadalah :’v . .sekian

Keuntungan dan kerugian menjadi seorang jomblo, daripada berpacaran | Biarkan jomblo berimajinasi
4/ 5
Oleh

Leave your comment