Thursday, August 30, 2018

Cara hemat dalam membelanjakan uang jajan / saku yang Anti mainstream

Uang jajan, atau mungkin anda juga lebih mengenalnya dengan istilah uang saku. Biasanya anak usia sekolah, pelajar, maupun juga para mahasiswa dan sebagainya. Pastilah, jika orang tuanya memiliki rejeki yang berkecukupan, mereka pasti akan memberikan uang jajan / saku kepada anak-anaknya. Baik itu berupa uang jajan harian, mingguan, atau mungkin bahkan bulanan.

Cara hemat dalam membelanjakan uang jajan / saku yang Anti mainstream

Nah pertanyaanya adalah, bagaimana cara hemat dalam membelanjakan uang jajan / saku yang diamanahkan kepada kita ?. Langsung saja . .

# Langkah-langkah menghemat uang jajan / saku

Entah mengapa di google, banyak sekali topik atau materi yang membahas mengenai cara menghemat uang jajan ini. Dari berbagai sumber yang ada, para blogger, penulis dan sebagainya. Seringkali mereka menyarankan untuk menyimpan dan menabung uang jajan / saku kita.



Mengapa tidak ada atau jarang yang menyarankan untuk membagikan uang jajan yang kita punya 🤣 ?. Padahal setiap sedekah yang kita keluarkan akan kembali berlipat ganda kepada diri kita sendiri. Jadi sebenarnya lebih baik memberi, daripada terus menyimpan dan menumpuk uang. Yang belum tentu kita tahu, kita dapat menggunakannya atau tidak (misal, hilang, dead, dll).

Yap, kembali ke topik utama kita kali ini, langsung saja berikut beberapa cara untuk menghemat dan meminimalisirkan pengeluaran uang jajan / saku yang anda punya.

1. Puasa

Untuk menghemat uang saku anda yang pas-pasan, apalagi bagi anak kos yang seringkali kekurangan. Puasa adalah cara terbaik untuk menghemat pengeluaran uang jajan anda. Karena coba saja anda bayangkan sendiri, jika anda berpuasa, otomatis di sekolah atau di kampus. Anda tidak akan tertarik lagi untuk membeli makanan, dll yang menguras habis dompet anda.

2. Menjomblo

Ya, di dewasa ini banyak sekali anak kecil, pelajar usia sekolah. Yang belum mapan dan mengerti dengan cinta. Mereka seringkali berpacaran seenak jidatnya. Asalkan ada rasa suka, langsung saja mereka berpacaran. Ya, walaupun ujung-ujungnya putus juga.

Nah, berpacaran ini sangatlah menguras kantong dan dompet anda. Jika anda ingin uang saku anda menjadi lebih hemat dan banyak, jauhi saja yang namanya pacaran. Sehingga nantinya anda terhindar dari yang namanya traktir-traktiran, jadi tukang ojek dadakan, dll.

3. Ngumpul dan patungan bareng teman

Jika anda ingin menghemat uang saku / jajan bulanan anda. Coba saja anda berkumpul dan rembukan (musyawarah) dengan kelompok atau sahabat anda di sekolah / kampus. Tentunya Rembukan, bergaul dan berbaur harus menuju ke arah yang positif. Sekali-kali patungan buat beli jajan atau makanan. Sehingga nantinya pengeluaran uang jajan anda akan berkurang.


4. Membawa bekal dari rumah / masak makanan sendiri

Bagi anak kos, pengeluaran terbesar mereka biasanya terletak pada biaya makan. Mereka seringkali makan mewah di awal bulan, dan diakhir bulan cuma bisa menikmati ngemil promag 3x sehari. Hal ini tentunya tidak berlaku bagi mereka-mereka yang masak sendiri. Karena dengan memasak makanan sendiri, akan jauh lebih hemat pengeluarannya. Dibandingkan dengan membeli makanan di resto atau warteg yang menguras dompet.

Begitu juga dengan membawa bekal makanan sendiri. Hal ini juga dapat mengurangi biaya makan di lingkungan sekolah / kampus tempat anda belajar.

5. Kerja sampingan

Janganlah anda memanjakan diri dengan uang hasil keringat / jerih payah orang tua anda. Sekali-kali bekerja part time, kerja sampingan diluar jam sekolah, dll. Agar nantinya uang saku atau jajan anda tidak habis-habis, karena terus nambah dari gajian.

Bekerja sampingan bagi pelajar misalnya seperti menjaga warnet, menjual pulsa, jadi joki leveling dan craft item di game mmo, jualan akun game, dll. Masih banyak yang lainlah pokoknya, asal halal, apalagi sesuai hobi, pasti tambah mantap jiwa.

6. Sedekah

Seperti yang tersebut pada intro diatas. Sedekahkan sebagian uang saku anda dengan ikhlas dan sepenuh hati. Misalnya uang saku anda 5000 rupiah perhari, masukkan 1000 rupiah ke kotak amal. Jangan terlalu pelit, karena tidak ada ceritanya orang yang sedekah jatuh miskin. Pastilah orang yang sering sedekah dengan ikhlas, cepat atau lambat akan didatangi banyak rejeki dari sumber yang tak terduga.

Bisa jadi dari sedekah 1000 rupiah yang anda sumbangkan, anda dapat terhindar dari kecelakaan maut dijalan. Who knows ?. Jadi ngak usah hemat, hemat, hemat, nabung, nabung, nabung ngak jelas. Nabung boleh, pelit jangan 😊. Cukup sekian saja, semoga bermanfaat . .

Cara hemat dalam membelanjakan uang jajan / saku yang Anti mainstream
4/ 5
Oleh

Leave your comment