Tuesday, January 23, 2018

Moba kok ..? fenomena drama gamer indonesia, antara gamer karbitan vs gamer sejati

Moba kok analog, moba kok ngedrag, moba kok batman, moba kok 8 bit, moba kok 7m, moba kok tap tap, moba kok plagiat, moba kok pay to win, moba kok satu jalur, moba kok 1 lane, moba kok superhero, moba kok 4khd, moba kok kok kok. Dan lain sebagainya, ada yang mau nambahin ?.

Begitulah realita para gamer karbitan di zaman sekarang. Kebanyakan anak gamer di jaman now suka bermain drama. Hal yang kecil dibesar-besarkan, hal yang tidak bermanfaat di jadikan perdebatan. Salah satunya ya ini, mengenai game moba di smartphone yang sedang booming dan ngetren-ngetrennya.

Moba kok ..? fenomena drama gamer indonesia, antara gamer karbitan vs gamer sejati

Mereka yang katanya gamer pro, gamer pakek keyboard, selalu memojokkan para user atau pengguna hp dan perangkat touch lainnya. Banyak dari mereka yang mengkastakan, seolah-olah gamer mobile, orang-orang yang suka bermain game di hp adalah gamer kelas rendahan, bukan seorang gamer sejati, gamer karbitan dan tidak layak disebut sebagai seorang gamer.

Mereka yang katanya gamer pro mengganggap game moba hp adalah sampah, game yang tidak berguna, game plagiat, tidak hqq dan unfaedah. Semua game hp adalah sampah, dan yang memainkannya dianggap lebih buruk dari sampah.

Padahal sebenarnya semua game yang dibuat di dunia ini tujuannya kurang lebih hanya sekedar sebagai media / sarana hiburan bagi umat manusia semata. Namun kenyataan nya mereka malah mengkasta-kastakan seorang gamer.

Mereka yang katanya anak gamer pro, padahal sebenarnya bukan. Mereka menganggap game adalah jalan hidup, sebagai jalan ninja, no game no life, no gemu no laifu. Mereka seolah mengganggap game adalah segalanya, bahkan jika ada seorang cewek gamer saja sampai dipuja dan di hormati layaknya seorang lejen, seorang dewi, seorang godess.



Padahal jika seorang gamer cewek tersebut tidaklah cantik. Pasti banyak yang menolak dan tidak mengakui, bahwa cewek yang tidak cantik tadi adalah seorang gamer, melainkan dianggap sebagai lalat semata. Tinggal dipukul trus hilang. :’v Sungguh ironi diatas ironi.

Ya begitulah fakta anak-anak indonesia yang ngakunya sebagai gamer padahal no laifu. Mereka menyukai mendrama, menyukai perdebatan yang bernuansa shitpost hanya untuk mengusir rasa sepi di hati semata. Padahal sebenarnya mereka juga suka-suka saja bermain game-game mobile lain nya, dalam hal ini termasuk game MOBA.

Dari sedikit bacotan diatas dapat disimpulkan, seorang gamer karbitan, gamer bocah, gamer pro palsu memiliki ciri-ciri seperti yang tersebut di bawah ini.

1. Mereka para gamer karbitan mengganggap Gamer sejati adalah orang yang hanya memainkan game di konsol / pc.

2. Mereka gamer karbitan adalah orang-orang yang suka menghina sesama gamer.

3. Mereka gamer karbitan adalah orang yang suka menghina-hina graphic, gameplay dan platform sebuah game.

4. Mereka gamer karbitan adalah orang yang terlalu fanatik dalam memilih suatu game.

5. Mereka gamer karbitan adalah orang-orang yang tidak menghargai para developer dan pembuat game.

Ya begitulah sedikit ciri dari gamer karbitan, seorang yang ngakunya gamer tapi suka menyombongkan diri dan suka merendahkan orang lain maupun merendahkan sebuah game. Padahal palingan juga skill ngegame dan wawasan pengetahuan seputar game hanya sedikit / pas-pasan.

Nah, jikalau mereka seorang gamer yang sejati, gamer yang tampan dan pemberani, seorang gamer senior, gamer veteran dan pro di dalam bidangnya. Pastilah mereka adalah orang-orang yang.

1. Mengganggap game adalah sebuah hobi, hiburan dan pekerjaan sampingan yang menyenangkan.

2. Mereka selalu Mengayomi dan mengarahkan juniornya kearah yang lebih baik.

3. Mereka menghargai sebuah inovasi dan perkembangan di dalam sebuah game.

4. Mereka tidak mengganggap graphic sebagai patokan utama dari suatu kelayakan game. Mereka menghargai ide, game play, graphic dan kenyamanan di dalam bermain suatu game.

5. Mereka menghargai para developer atau pengembang game. Jika ada kekurangan di dalam suatu game, mereka akan memberikan suatu saran maupun kritik yang membangun. Bukan nya malah menghina dan mencaci maki game maupun pengembang game tersebut.

Ya begitulah sob, sedikit unek-unek yang saya sampaikan di hari ini. Dari sedikit banyak tulisan diatas tentunya anda sudah dapat mengetahui. Yang mana seorang gamer bocah karbitan, dan mana yang seorang gamer yang baik. Jadi, anda termasuk gamer karbitan atau seorang gamer yang tamvan dan pemverani ?. Tentunya, hanya Tuhan dan anda sendiri yang tahu jawabannya . .

Moba kok ..? fenomena drama gamer indonesia, antara gamer karbitan vs gamer sejati
4/ 5
Oleh

Leave your comment