Friday, February 1, 2019

Cara menikmati & mencintai pekerjaan yang tidak disukai

Ya masa dewasa terkadang memang sangat menjengkelkan. Penuh dengan kesibukan disana-sini, berbeda dengan masa kanak-kanak yang cenderung lebih bebas, tanpa beban didalam menjalankan kehidupan. Nah, didalam bidang pekerjaan atau juga profesi yang digeluti oleh seseorang. Terkadang kita mengalami yang namanya rasa tidak suka dan juga merasa bosan dengan pekerjaan atau profesi yang kita jalani.

Cara menikmati & mencintai pekerjaan yang tidak disukai

Nah, penyebab dari rasa bosan dan tidak enak didalam bekerja ini ada banyak sekali penyebabnya. Diantaranya misalnya seperti :

1. Bekerja karena terpaksa
2. Pekerjaan yang tidak sesuai dengan minat dan bakat
3. Lingkungan kerja yang buruk
4. Banyak waktu yang terbuang untuk bekerja
5. Dan lain sebagainya



Masih banyak sekali penyebabnya. Ya begitulah yang namanya hidup, terkadang banyak hal di dunia ini yang membuat kita menjadi merasa tidak enak, merasa terjebak, tertekan dan sebagainya. Dalam kasus yang kita bahas kali ini, ya tentunya masalah pekerjaan.

Nah, pertanyaannya adalah. Bagaimanakah caranya agar saya (anda) dapat menikmati, menyukai dan ikhlas didalam menjalani pekerjaan, maupun profesi yang dijalani ?. Berikut jawaban simpelnya . . .

# Cara menikmati & mencintai pekerjaan yang tidak disukai

1. Lihat apa yang anda kerjakan

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah melihat apa saja yang anda kerjakan didalam profesi yang anda jalani. Apakah pekerjaan yang anda jalani itu halal ?, Atau malah haram ?. Jika pekerjaan anda halal, maka tidak usah khawatir memikirkan hal yang tidak-tidak. Namun, jika pekerjaan yang anda ambil adalah pekerjaan yang haram. Maka sudah jelas, jika ada iman di hati anda. Maka hati anda akan berontak, merasa sedih dan ingin segera keluar dari pekerjaan tersebut.



Jika memang apa yang anda kerjakan itu haram. Sebaiknya ya turuti apa kata hati nurani anda. Keluar saja dari pekerjaan tersebut, dan cari pekerjaan baru yang halal dan tayib / baik.

2. Pertimbangkan untung dan rugi

Pertimbangkan untung dan rugi dalam pekerjaan anda. Untung dan rugi tidak mesti diukur dengan menggunakan uang. Waktu, juga dapat menjadi patokan untuk anda menentukan baik dan tidaknya pekerjaan yang anda lakukan.

Jika seharian anda bekerja begitu saja, sedikit sekali waktu istirahat, sedikit waktu untuk bermain atau berkumpul bersama keluarga. Maka sudah wajar jika anda akan merasa tertekan. Jika hal ini terjadi dengan anda. Maka ikuti langkah yang tersebut dipoin 3 dan seterusnya.

3. Pikirkan masa depan

Pikirkan masa depan anda dan keluarga anda. Jika anda ogah-ogahan didalam bekerja. Maukah anda menjadi gelandangan suatu saat nanti ?, Makan susah, rumah tidak ada ?. Pikirkan untuk survive atau bertahan hidup. Buang jauh-jauh rasa malas dan tidak enak di hati. Jika niat dan tekad anda kuat, pasti anda tidak akan memikirkan hal yang tidak-tidak.

4. Qanaah

Qanaah adalah suatu sikap yang mana anda merasa cukup dengan apa yang sudah diberikan Tuhan kepada anda. Dan anda menerima dengan lapang dada semua ketentuan Tuhan yang sudah atau sedang terjadi atau ditakdirkan kepada anda.

Dengan qanaah, maka otomatis nafsu keduniaan anda akan ditekan. Tidak ada keinginan yang aneh-aneh, misalnya beli ini lah, mau itulah, dan sebagainya. Dengan rasa sabar dan syukur, pasti anda akan lebih dapat mencintai pekerjaan yang anda jalani.


Lagipula diluar sana banyak sekali orang yang tidak seberuntung anda. Banyak sekali para pengangguran yang menangis siang dan malam demi mencari rezeki dan pekerjaan yang semakin sulit. Jadi sekali-kali lihatlah kebawah, jangan kebawa ego, ikut arus lingkungan, sehingga anda menjadi budak dunia.

5. Kembalikan semua urusan ke Tuhan

Jika anda memang sudah tidak mampu lagi menjalani pekerjaan yang anda jalani. Maka anda langsung saja curhat ke Tuhan yang maha esa. Kalau perlu anda sholat istikharah, minta sama Allah, agar segala hajat yang anda hadapi dapat dimudahkan. Tentunya dalam hal ini yakni masalah pekerjaan. Apakah pekerjaan tersebut baik bagi anda, atau malah tidak.

Jika baik ya lanjutkan, jika tidak ya resign atau keluar saja. Cari pekerjaan yang baru, yang penting hidup tenang, maka hatipun senang. Percuma punya banyak duit / bergaji besar tapi stres setiap hari. Mendingan bekerja sesuai keinginan dan kemampuan, asalkan merasa cukup, maka hidup anda pasti akan menjadi damai dan tentram. 😊

Artikel terkait

Cara menikmati & mencintai pekerjaan yang tidak disukai
4/ 5
Oleh

Leave your comment