Thursday, June 13, 2019

19 Fakta anak anime, animers, wibu, otaku dan sejenisnya

Sudah jelas adanya, bahwa sesunggunya otaku dan wibu itu berbeda ya gan. Tapi khusus dalam artikel ini, anggap saja anak anime, animers, penyuka anime, anime lovers dan sebangsanya sama dengan wibu / otaku. Nah, para anak animers ini memiliki sejumlah kebiasaan baik dan juga buruk didalam menggemari hobinya. Sebut saja didalam aktivitas nonton anime, baca manga, baca novel dan sejenisnya.

Langsung saja, berikut fakta-fakta yang sering terjadi dikalangan anak anime.

# Fakta tentang anak anime, wibu, otaku, dll

1. Anime tidak sama dengan kartun

Sudah lumrah adanya, bahwa anak animers banyak sekali yang tidak suka jika ada orang yang mengatakan anime sama saja dengan kartun. Mereka menganggap, anime hanya eksklusif atau khusus buat animasi yang asalnya dari jepang. Mereka menganggap bahwa kartun itu hanya untuk anak-anak. Contohnya macam spongebob, dkk. Padahal anime dan kartun pada dasarnya sama saja. Memiliki berbagai rating khusus untuk segala usia. Dan juga gambar atau style anime tidak khusus hanya ada di jepang saja.

Misalnya seperti kartun dari china, korea dan amerika ada juga yang pengambarannya ala kartun dari jepang. Misalnya dari amerika ada kartun RWBY yang sudah cukup terkenal. Kartun rwby ini style gambarnya juga mirip dengan kartun jepang. Ala-ala anime menurut para vvibu di luar sana.

Dan juga semisal anime shincan, chibi maruko chan, anpanman, dan masih banyak yang lainnya. Stylenya juga mirip-mirip dengan kartun barat. Jadi bisa dibilang, kartun dan anime sama saja cuy.



2. Lebih menyukai karakter 2D daripada manusia

Para anak anime, anggap saja otaku akut. Pada tahap ini, mereka akan menganggap karakter 2D didalam anime lebih baik daripada orang asli di dunia nyata. Misalnya dari segi kecantikan wajah, suara, tingkah laku, dan sebagainya. Pokoknya mereka suka gitu dah ma yang 2D. Dan untuk manusia, mereka kurang begitu suka.

3. Kebanyakan grup anime di medsos diisi oleh bocah dan remaja

Banyak grup anime yang ada di sosial media, khususnya di facebook dihuni oleh remaja usia sekolah. Mulai dari anak sd, smp sampai sma. Tentu hal ini sangat memprihatinkan, jika konten yang dibagikan disana tidak berfaedah sama sekali. Maka hal ini tentu dapat menjerumuskan generasi muda yang masih belum begitu mengerti tentang anu dan itu.

4. Banyak nak animers yang nolep

Banyak anak anime yang ngenolep, menjadi otaku, jarang bergaul, kuper, ngamar terus. Diem di rumah sambil online, nonton anime, main game, baca novel dan sebagainya. Tanpa tahu dengan hal yang namanya bermasyarakat atau berbaur dengan tetangga, teman sebaya, dll.

5. Khayalan tingkat tinggi (chuunibyo)

Para animers segala usia, mulai dari yang bocah, remaja sampai orang dewasa sekalipun. Mereka biasanya memiliki daya khayal yang sangat tinggi. Saking tingginya sampai mereka bisa melakukan berbagai tindakan yang aneh-aneh. Misalnya seperti lari-larian seperti ninja sambil memainkan lagu sillhoutte nanimo-nanimo 😂.

6. Jauh dari pergaulan bebas tapi dekat dengan hentong

Hal yang satu ini tidak usah dijelaskan secara panjang lebar. Karena anda sudah tahu sendirilah, sudah teruji dan terbukti adanya. Bahwa nak animers jauh dari pergaulan bebas dan dekat dengan yang namanya kucing2an dan sebangsanya 😫.

7. Banyak yang suka anime genre harem

Anak-anak sekolah, para remaja, entah mengapa banyak diantara mereka. Saya perhatikan diberbagai grup anime, banyak diantaranya yang menyukai anime bergenre romance dan harem. Kalau saya sendiri selaku admin blogbiasa.com ini kurang suka ya, lebih suka ke komedi dan slice of life.

8. Pintar bahasa jepang

Dah, yang satu ini juga sudah wajar adanya. Banyak wibu yang menggunakan bahasa campuran jepang, indo dan inggris di kesehariannya. Khususnya didalam akun yang ada di media sosial. Misalnya seperti penggunaan kata chan, baka, watashi, ore, boku, dan sebagainya.

"Onii chan, bbbbbbbakkka !!"

9. Jago ngegambar

Banyak juga nak animers yang jago dalam hal ngambar dan corat-coret kertas. Tentunya yang digambar disini adalah karakter anime dan sejenisnya ya.

19 Fakta anak anime, animers, wibu, otaku dan sejenisnya

10. Banyak yang berlagak gue banget

Heuheu, hal ini juga sudah menjadi fenomena yang lumrah. Banyak para anak anime yang suka bergaya dan berlagak ala karakter anime yang kiranya dianggap cool dan keren. Contoh mudahnya panutan para nak anime yang 6u3 8@n63t ini adalah kaneki, oreki, ayanoukoji dan hachiman.

11. Kata orang sih bau bawang

Hal yang satu ini cuma joke atau candaan saja ya gan. Nak animers / para wibu ngak bau bawang kok. Tapi, beberapa ada juga sih yang bau bawang 😂.

12. Jarang nonton tv, seringnya online

Nak animers juga menganggap berbagai acara tv di indo tidak mendidik sama sekali. Contohnya acara yang dimaksud disini adalah semacam sinetron dan sejenisnya. Padahal jika dilihat, banyak juga anime yang tidak mendidik sama sekali. Khususnya didalam hal yang bernuansa percintaan dan hubungan.

13. Ingin mengunjungi, tinggal / lahir dijepang

Pada intinya banyak sekali postingan di sosial media yang mengatakan jika alangkah indahnya mereka terlahir dijepang, sekolah dijepang, mengunjungi jepang, makan siang diatas atap sekolah ala anime dan masih banyak yang lainnya.


14. Ingin punya pacar cowok/cewek sesama wibu

Para wibu juga banyak yang berkhahal jika dirinya punya pacar yang kawaii, yang cantik, atau yang tampan ala karakter anime yang disukainya. Dan jelas, pacar yang diidamkan para wibu ini seringkali harus sesama wibu juga. Ya, kalau bisa sih bonus cewek atau cowok asli dari jepang 😂.

15. Ingin cepat-cepat masuk isekai

Wkwkwkkw, banyak juga nak animers yang bolak-balik mampir ke indoapril, ke mall dan sebagainya dengan harapan bisa masuk ke isekai. Ada juga yang malah sampai ingin dicium oleh truck kun, supaya bisa ketemu waifu idaman. 🤣

19 Fakta anak anime, animers, wibu dan sejenisnya

16. Suka gonta-ganti waifu / husbu

Pada tiap season atau musim pergantian anime. Pasti para anak anime, wibu dan otaku saling bentrok rebutan waifu dan husbando mana yang paling terbaik. Dan tak jarang hal ini dapat berujung pada permusuhan yang sampai menjalar ke dunia nyata. Contohnya di zaman dulu, yang hangat-hangatnya adalah bentrokan antara kubu chitoge dan onodera. Atau juga bentrokan antara kubu rem dan emilia.

17. Ngoleksi berbagai item seputar anime

Mulai dari poster, action figure, sticker, sampai bantal sekalipun. Banyak para anak anime yang mencoba untuk mengoleksinya. Dan tak jarang harga berbagai item yang berhubungan dengan anime ini memiliki harga yang fantastis. Terutama yang paling mahal adalah hal yang berhubungan dengan action figure.

18. Menyukai lagu jepang, khususnya lagu op dan ed anime

Para anime lovers ini sangat menyukai yang namanya lagu yang berbahasa jepang. Dalam hal ini tentu adalah berbagai lagu yang ada didalam anime dan game kesukaan mereka. Misalnya seperti berbagai jenis lagu opening dan ending anime, atau juga berbagai lagu yang terkenal dan enak didengar oleh telinga. Yang jelas syaratnya harus berbahasa jepang, walaupun mereka kebanyakan tidak mengerti arti dari lagu tersebut.

19. Anime adalah jalan ninjaku

Banyak para nak animers yang mengambil berbagai kata-kata mutiara dan jalan hidup yang ada didalam anime sebagai jalan hidup yang akan mereka tempuh. Contohnya misalnya seperti jalan hidup kazuma yang menghargai kesetaraan gender. Tidak peduli dia pria atau wanita, semuanya harus diperlakukan sama, tidak ada itu istilah yang namanya ladies first dan sebangsanya. Dan masih banyak yang lainnya.

Yap, begitulah beberapa fakta unik yang berputar disekitar para wibu, anak anime, nak animers, otaku dan juga anime lovers. Cukup sekian dulu semoga bermanfaat . . .

# Baca juga :

Apa itu arti Hikikomori dan NEET / HikiNeet ?
11 Sifat & Ciri-ciri cowok cewek otaku anime akut
40+ Arti macam genre pada anime dan manga - penjelasan lengkap
Apa itu pengertian dan perbedaan antara wibu dan otaku, dan mana yang lebih baik di antara keduanya ?

Artikel terkait

19 Fakta anak anime, animers, wibu, otaku dan sejenisnya
4/ 5
Oleh

Leave your comment